Kamis, 20 November 2014

CONTOH KASUS PERILAKU KONSUMEN


Nama : Lany Nurwidyastuti
NPM  : 14212158
Kelas  : 3EA18


KASUS 1
PENGARUH KEPERCAYAAN MEREK TERHADAP LOYALITAS
PERILAKU KONSUMEN INDONESIA  TERHADAP  PASTA GIGI PEPSODENT
http://1.bp.blogspot.com/-jxabpc7Q6ls/UU1GBXpoDsI/AAAAAAAAAzk/_OQ2LM2BxdQ/s200/100_6685.JPG

Saya akan coba membahas perilaku konsumen Indonesia terhadap pasta gigi.
Pepsodent merupakan produk pasta gigi yang sudah mempunyai pangsa pasar yang besar. Kondisi persaingan yang semakin ketat perusahaan dituntut untuk mampu menarik konsumen baru dan mempertahankan konsumen. Dalam upaya memperoleh dan mempertahankan konsumen dibutuhkan kepercayaan merek yang tinggi, karena dengan kepercayaan merek maka akan dapat membuat konsumennya terus loyal pada merek pasta gigi Pepsodent.
Pepsodent telah memiliki kosumen dengan tingkat kepercayaan yang tinggi sehingga loyalitas mereka pun tidak diragukan lagi. Sampai saat ini survey menunjukkan merk pasta gigi yang aling diminati  oleh masyarakat adalah pepsodent, sementara merk lain dengan jenis produk yang sejenis penjualannya masih dibawah rata-rata penjualan pepsodent.
Meskipun demikian, Unilever selaku produsen terus meningkatkan tingkat penjualan dengan berbagai strategi misal dari segi pemasaran yaitu melalui iklan di tv yang dibuat semenarik mungkin. Dengan seringnya iklan yang ditayangkan di televisi, maka konsumen akan lebih mudah mengingat produk tersebut.
Para konsumen yang sebelumnya telah memiliki kepercayaan atas produk ini akan semakin meningkatkan loyalitas pada produk ini karena mereka telah yakin oleh kualitas yang telah dipertahankan dan ditingkatkan dari masa ke masa.
PENDAPAT:
 Saran saya adalah agar pihak Unilever selaku produsen penghasil pasta gigi Pepsodent sebaiknya terus melakukan inovasi terkait dengan keandalan produknya (brand reliability). Dengan demikian citra yang sudah terbangun tentang kualitas dan keandalan pasta gigi Pepsodent akan terus dapat dipertahankan dan dapat ditingkatkan sehingga dapat semakin meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap merek pasta gigi Pepsodent. Dari hasil sumbangan efektif  diketahui niatan baik suatu merek (brand intentions) memiliki pengaruh yang lebih kecil dalam pembentukan loyalitas merek pasta gigi Pepsodent
Sumber :

KASUS 2

Analisis Perilaku Konsumen dalam Pembelian Tas dengan Brand terkenal
Pada saat ini  fashion sudah menjadi hal yang penting bagi sebagian orang. Tak hanya kaum wanita, namun kaum pria juga merasakan hal yang sama. Tas, fashion item yang satu ini adalah bagian yang juga mendukung suatu penampilan. Tak hanya untuk pelengakap fashion atau mempercantik penampilan, namun sekarang ini tas juga dapat digunakan untuk menunjukkan status sosial.
Misal pada kalangan sosialita, para  anggotanya akan berlomba-lomba untuk mempertujukkan kemewahan mereka melalui fashion, tas adalah salah satunya.  Mulai dari brand dengan  harga yang mudah terjangkau hingga dengan harga yang selangit, brand-brand tersebut sudah memasuki pangasa pasar di indonesia. Bagi mereka yang memiliki penghasilan diatas rata-rata bisa saja menggunakan merk tas dengan harga yang fantastis.
Contoh  tas dengan brand yang sudah terkenal saat ini adalah gucci, hermes dan chanel. Ketiga brand tersebut selalu menjadi incaran bagi sebagian orang dengan pendapatan yang tinggi. Tak hanya untuk melengkapi penampilan mereka, namun jga untuk menunjukkan seberapa tinggi status sosial mereka di masyarakat.
Padahal jika dibandingkan dengan merk lokal yang kualitasnya sama namun dengan brand image yang berbeda harga yang ditawarkan terpaut jauh. Namun masyakat kini lebih mementingkan pencitraan dengan membeli tas dengan brand yang hanya bisa diperoleh dengan harga fantastis dibanding membeli produk lokal dengan harga yang lebih rendah.
Pendapat :
Menurut saya, sebaiknya masyarakat Indinesia lebih selektif saat membeli suatu produk. Karena saat ini sudah banyak merk lokal yang kualitas terjamin dan dengan harga yang lebih rendah jika dibanding merk luar yang terlampau mahal. Tidak ada salahnya pula membeli roduk dalam negri, selain lebih bisa menghemat budget, kita juga dapat meningkatkan penjualan dalam negri serta membantu produsen dalam negri agar lebih maju dan berkembang.

1 komentar:

  1. Terima kasih infonya, sangat membantu, ijin share di facebook yah mba. Sukses selalu salam kenal.

    BalasHapus